Pelajaran Dari Tragedi Simoncelli

Kita telah melihat atau mengetahui kecelakaan tragis yang menewaskan Marco Simoncelli dalam balap MotoGP di Sirkuit Sepang kemarin siang (23/10). Rincian tentang bagaimana dirinya terjatuh hingga ditabrak dan dilindas oleh pebalap di belakangnya sudah diulas di berbagai koran dan di internet. Akan tetapi, kejadian mengerikan kemarin memberikan suatu pelajaran penting untuk diterapkan dalam pola berkendara dengan sepeda motor di jalan raya.

 

Pelajaran-pelajaran yang dapat ditarik adalah:

 

  • JANGAN ngebut dalam kondisi ban dingin. Ban akan bekerja dengan baik apabila suhu permukaan ban sudah menyamai suhu permukaan jalan. Jadi, JANGAN tancap gas saat mengendarai sepeda motor yang sudah diparkir lebih dari 1 jam. Saat sepeda motor diparkir, ban telah kehilangan kontak dengan permukaan jalan yang membuatnya mengalami penurunan suhu, apalagi jika motor diparkir dengan memakai standar tengah, dimana ban belakang terangkat jauh dari tanah. Lokasi dimana sepeda motor diparkir pun juga berpengaruh pada penurunan suhu ban. Biasanya suhu ban akan turun cepat ketika sepeda motor diparkir di ruangan yang tertutup (jauh dari matahari) saat hari bersuhu dungin (malam hari & hujan). Penurunan suhu pun akan lebih terasa saat melihat tempat sepeda motor diparkir; diparkir di atas tanah, conblock, rumput, pasir, dan aspal. Untuk mengetahui seperti apa penurunan suhu ban dengan permukaan jalan, rabalah permukaan jalan raya dengan telapak tangan dan, setelah itu, rabalah permukaan ban. Setelah itu gunakan perasaan Anda untuk membandingkan perbedaan suhu ban dengan suhu permukaan jalan raya (akan lebih bagus lagi bila Anda menggunakan kedua telapak tangan pada saat yang bersamaan). Dari pengetahuan ini, kita bisa memahami kenapa ban sepeda motor terasa licin saat mengalami akselerasi kuat kala sepeda motor dikendarai setelah diparkir lebih dari 1 jam. Untuk menghindari kondisi ban licin, sebaiknya ban tersebut perlu berputar setidaknya 5 menit di permukaan agar supaya suhu kerja ban optimal, mencengkram jalan, karena sudah menyamai suhu jalan. Jika sepeda motor sudah melaju selama 5 menit, suhu ban “diharapkan” sudah menyamai suhu jalan dan ini memberi kesempatan untuk menambah kecepatan laju sepeda motor.
  • JANGAN langsung tancap gas di tikungan ketika sepeda motor belum sepenuhnya keluar dari lintasan. Ini adalah salah satu kebiasaan jelek banyak pengendara sepeda motor di Indonesia yang suka langsung tancap gas keluar dari tikungan padahal sepeda motornya belum berada dalam posisi ideal. Resiko tancap gas langsung saat keluar dari tikungan adalah posisi sepeda motor yang melaju melebar, menjauhi sisi dalam tikungan. Ini bisa berakibat fatal kalau sepeda motor terpaksa keluar dari jalan dan menghantam tembok rumah, tiang listrik, warung, got, yang biasa menghiasi sisi jalan raya. Lebih parah lagi kalau menabrak pejalan kaki yang sedang berjalan di trotoar. Awal jatuhnya Simoncelli terjadi saat dia keluar tikungan melebar, akibat membuka gas terlalu awal. Di sirkuit, kejadian seperti ini tidak langsung menimbulkan kematian. Di jalan raya, kejadian macam ini sama dengan mati atau luka parah. Resep untuk menghadapi situasi ini, jagalah agar bukaan gas berada dalam posisi 1/4 putaran manakala sepeda motor Anda berada di dalam tikungan. Saat keluar tikungan, putaran gas ditambah dengan cara diurut pelan sambil pelan-pelan menegakkan sepeda motor Anda. Kalau sepeda motor sudah sepenuhnya keluar dari tikungan, posisi sudah tegak, barulah putaran gas bisa ditingkatkan menjadi 3/4 putaran dan seterusnya. Ingat satu hal, ngebut di tikungan adalah kondisi terburuk karena sepeda motor berada dalam posisi yang paling tidak stabil (miring).
  • JANGAN mau diburu nafsu. Simoncelli terjatuh karena ia terlalu bernafsu keluar tikungan secepat mungkin, padahal posisinya sepeda motornya sudah melebar jauh dan suhu kerja bannya belum optimal. Apa yang ia dapatkan? Karena itu, kendalikan nafsu pribadi saat Anda berkendara di jalan raya. Ingat orang di rumah. Ingat pekerjaan Anda. Ingat cita-cita yang belum Anda raih. Dari pengalaman pribadi, saya sudah menyasikan banyak pengendara sepeda motor di jalan raya yang mengalami kecelakaan karena ketidak mampuan mereka mengendalikan nafsu pribadi saat berkendara. Anda bukan pebalap, jadi ngapain juga kebut-kebutan di jalan raya hanya untuk sampai lebih cepat. Yang dibutuhkan orang di rumah/tempat kerja adalah tibanya diri Anda dalam keadaan selamat dan utuh. Mereka tidak ambil pusing apakah Anda sampai cepat atau lambat. Toh kalaupun Anda melaju lebih cepat dari pengendara yang lain yang Anda peroleh hanyalah kepuasan pribadi; tidak ada ucapan selamat dari pengendara lain, tidak ada kecupan dari gadis payung, tidak ada wartawan yang mengambil foto, tidak ada rekaman video aksi Anda di YouTube, dan tidak ada lain-lainya (Di luar negeri, ngebut di jalan raya berdampak penangkapan oleh polisi). Ngebut itu adalah sebuah seni karena tekniknya bukan sekedar buka gas besar-besar. Kalau Anda belum menguasai seni ini, sebaiknya jangan banyak lagak (kecuali kalau sudah siap untuk tinggal jadi nama).

 

Seandainya Simoncelli menjaga nafsunya, dia tidak akan melebar saat keluar dari tikungan. Seandainya Simoncelli membiarkan sepeda motornya keluar dari lintasan, bukannya memaksa agar tetap berada di lintasan, dia tidak akan terjatuh dan terlindas oleh kendaraan di belakangnya. Yah, seandainya. Terlepas dari itu semua, kejadian kemarin bukan hanya menjadi pelajaran bagi pebalap MotoGP lainnya, tetapi juga menjadi salah satu pelajaran fundamental bagi para pengendara sepeda motor di jalan raya yaitu tidak ngebut dengan ban dingin, tidak tancap gas di dalam tikungan, dan tidak dikuasai oleh nafsu saat berkendara. Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s