Panduan Memilih Jaket Sepeda Motor

Menggunakan jaket adalah suatu keharusan bagi pengendara sepeda motor dan ini adalah hal yang wajar mengingat kecepatan sepeda motor yang tinggi akan membuat si pengendara terpapar pada terpaan angin secara konstan. Semakin tinggi kecepatan, makin kuat pula terjangan angin. Maka itu, mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan jaket akan membuat si pengendara rentan terhadap gangguan kesehatan seperti masuk angin, demam, gangguan paru-paru, dan lainnya. Selain melindungi pengendara dari terpaan angin, jaket berfungsi juga sebagai pelindung badan saat mengalami kecelakaan. Keberadaan jaket akan melindungi badan pengendara dari gesekan/benturan saat dia terjatuh dari kendaraan atau mengalami benturan dari kendaraan lain. Karena itu, jaket untuk pengendara sepeda motor dibuat secara khusus dimana beberapa bahan khusus dipakai dalam pembuatannya, seperti pemakaian bahan kulit, sisipan lapisan kapas, atau penerapan panel pelindung badan (body protector). Kesemua hal ini menciptakan berbagai macam jaket di pasaran yang tentunya membuat calon pembeli biasanya bingung tentang jaket apa yang terbaik untuk mereka. Secara umum, ada tiga jenis jaket yang dapat dipertimbangkan untuk pemakaian bekendara motor dan ketiga jaket itu adalah jaket kain, kulit, dan jaket beserta panel pelindung badan.


Jaket kain (textile) adalah jenis jaket yang paling umum untuk pengendara sepeda motor. Jaket ini terbuat dari berbagai macam bahan mulai dari katun, parasut, hingga cordura. Meski terbuat dari kain, jaket ini biasanya cukup tebal sehingga memiliki sedikit celah untuk dimasuki angin. Agar aman dari terpaan angin, jaket kain biasanya diberi lapisan kapas/busa di bagian dalam sehingga meningkatkan perlindungan terhadap suhu dingin dan angin kencang bisa. Jaket seperti ini biasanya memiliki tiga bagian yaitu; lapisan luar yang terbuat dari kain tebal, lapisan kapas/busa yang tipis, lapisan dalam yang terbuat dari kain berpori. Ada juga jaket kain yang tidak memiliki lapisan kapas/busa namun bahan kain yang dipakai adalah kain dengan jalinan serat yang sangat rapat (sulit ditembus angin). Karena bahan yang dipakai adalah kain, jaket seperti ini memiliki harga jual yang terjangkau dan dapat dibeli oleh kebanyakan pengendara sepeda motor. Keuntungan lainnya, bahan kain (textile) memiliki pori-pori yang memberikan ruang bagi tubuh untuk bernafas sehingga penggunannya tidak mudah mengalami kegerahan. Kelebihan berikut adalah sifat ringan bahan kain yang memberikan kenyamanan bagi pengendara sehingga tidak mengganggu gerakan badan dalam posisi bekendara. Sayangnya, jaket ini memiliki kekurangan yaitu kelemahan terhadap gesekan, khususnya saat terjadi kecelakaan. Ketika pengendara sepeda motor terjatuh dari sepeda motor, jaket kain mudah mengalami robek saat tergesek permukaan keras seperti aspal atau beton. Selain itu, kain itu sendiri sama sekali tidak bisa menyerap energi benturan kecelakaan, termasuk jaket yang tebal dengan busa/kapas sekalipun. (Harga: 300 ribu – 1 juta)

Jaket kulit adalah jaket klasik bagi pengendara sepeda motor. Sejak awal kemunculan sepeda motor, jaket kulit adalah pilihan ideal karena sifat kulit yang kaku sangat pas dalam menahan terpaan angin, khususnya pada kecepatan tinggi. Selain itu, kulit bisa menjaga kehangatan tubuh, khususnya pada suhu di bawah normal. Jaket kulit untuk sepeda motor biasanya tidak berbeda jauh dengan jaket kulit biasa dimana jaket ini hanya memiliki 1 lapisan. Lapisan kapas/busa biasanya tidak dipakai kerena kulit itu sendiri sudah punya karakter tahan terpaan angin. Hanya saja, kelebihan jaket kulit terpakai dengan baik apabila jaket dipakai dalam kondisi suhu <20 derajat C. Di atas 20 derajat C, jaket kulit malah membuat pemakaianya gerah karena bahan kulit tidak memiliki pori-pori. Dampaknya, panas yang dilepas oleh tubuh akan terperangkap dan meningkatkan suhu tubuh di dalam jaket. Untuk mengatasi hal ini, beberapa produsen jaket kulit menambahkan lubang-lubang kecil (perforasi) di kain jaket  untuk memberikan ruang nafas bagi tubuh dan membiarkan angin masuk guna mensejukan tubuh. Meski begitu, sifat kulit yang kaku terkadang membuat pengendara sulit begerak saat melakukan manuver di atas sepeda motor. Dalam hal perlindungan kecelakaan, jaket kulit memiliki sifat tahan gesekan sehingga tubuh penggunanya bisa terhindar dari luka gesek/baret apabila terjatuh membentur permukaan jalan. Sayangnya, jaket kulit tidak bisa menyerap energi benturan dalam bentuk apapun sehingga tubuh pengendara masih rentan terhadap resiko cedera fisik. (Harga: 500 ribu – 4 juta).


Jaket pengendara sepeda motor yang terbaik adalah jaket yang memiliki panel pelindung badan (body protector). Meski bahan kain dan kulit memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing, kedua jenis bahan ini memiliki kelemahan yang sama dalam satu hal: tidak mampu melindungi pengendara dari resiko cedera tinggi dalam kejadian kecelakaan. Di sinilah muncul jaket dengan panel pelindung badan dimana kelebihannya adalah mengurangi resiko cedera pada badan pengguna jaket ini saat mengalami kecelakaan. Ketika seorang pengendara sepeda motor menghadapi kecelakaan, panel pelindung badan–bahu, lengan, punggung–akan bekerja dalam menyerap energi benturan, sekaligus menurunkan resiko cedera fatal. Panel pelindung bada ini biasanya terbuat dari bahan busa yang digabungkan dengan plastik komposit. Bentuk bagian dalam jaket kurang lebih seperti ini.

Plastik komposit bekerja dalam memecahkan energi benturan, sedangkan busa menyerap energi yang tersisa. Susunan dari panel ini biasanya adalah plastik komposit di bagian luar sedang busa di bagian bawahnya, bersentuhan langsung dengan badan. Panel pelindung biasanya terpasang pada bagian bahu, lengan, dan punggung jaket karena bagian inilah yang biasanya rentan terhadap benturan saat terjadi kecelakaan. Di masa kini, produsen jaket juga membuat panel tambahan ekstra untuk melindungi thorax (daerah dada) dan leher. (Harga: 1 juta – 6 juta)

Memilih jaket bagi pengendara sepeda motor adalah perkara yang gampang-gampang susah, namun, selama seorang pengendara tahu jaket yang ia butuhkan, pekerjaan ini cukup mudah dilakukan. Yang jelas, jaket yang nyaman tidak cuma melindungi pengendara dari terpaan angin tapi juga harus mampu menjaga pengendara dari resiko cedera saat mengalami kecelakaan. Jadi, jaket dengan panel pelindung badan adalah jaket terbaik, apapun bahan jaketnya. Di masa kini, mayoritas jaket bekendara sepeda motor sudah dilengkapi panel pelindung badan, biasanya di bagian bahu dan lengan (plus sikut). Apakah jaket terbuat dari bahan kain atau kulit, panel pelindung badan sudah menjadi satu keharusan. Bagusnya, sudah ada pula jaket yang mengkombinasikan kain dengan kulit sebagai cara untuk memberikan perlindungan tanpa memberikan beban biaya yang tinggi, contohnya, Dainese Frazer Pelle. Nah, sekarang tergantung pada Anda sebagai konsumen dan pengendara sepeda motor untuk membuat keputusan. Sebaiknya, Anda membeli jaket yang memiliki panel pelindung karena lapisan ini memberikan perlindungan tambahan pada tubuh dalam antipasi terhadap kecelakaan.

2 responses to “Panduan Memilih Jaket Sepeda Motor

  1. Pingback: - Spare Part & Service Bajaj·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s