Ulasan Sarung Tangan Kulit Eiger

Inilah sepasang sarung tangan “kulit” yang saya beli sekitar dua bulan lalu di toko Eiger, Margonda Raya. Sarung tangan ini saya beli untuk menggantikan sarung tangan lama yang kulitnya sudah tipis, pecah-pecah, dan robek. Saya beli sarung tangan ini untuk keperluan saya sebagai pengendara sepeda motor aktif. Produk Eiger ini terlihat menarik dan membuat saya membelinya karena kualitasnya terlihat bagus. Setelah mencobanya, saya merasa sarung tangan ini terasa nyaman dan cukup kuat untuk kegiatang berkendara dengan sepeda motor.

Ada kancing jepret untuk menyatukan sarung tangan ketika disimpan (Foto belum dimodifikasi)

Kulitnya cukup tebal namun cukup fleksibel untuk gerakan tangan saat memegang stang motor (tangan kiri), memutar selongsong gas (tangan kanan), dan menarik tuas rem/kopling (tangan kiri dan kanan).

Terdapat lubang pori-pori bagian jari untuk keperluan ventilasi guna mengurangi kegerahan pada jemari tangan. Meski kecil, banyaknya lubang memberikan jaminan akan banyaknya pasokan udara konstan selama sepeda motor bergerak. Dalam kondisi udara panas, jari jemari saya tidak berkeringat. Di malam hari, lapisan kulit memberikan kehangatan sehingga saya tetap nyaman berkendara, dalam kecepatan tinggiย sekalipun.

Foto telah dimodifikasi (peningkatan exsposure).

Lapisan kulit untuk telapak tangan (sebelah kanan) terasa kaku di awal pemakaian. Ini sempat membuat area kulit di bawah kelingkin kanan menjadi tebal. Setelah pemakaian aktif selama dua pekan, telapak tangan menjadi lebih fleksibel dan nyaman dipakai ketika memutar selongsong gas atau menarik tuas rem. Hanya saja saya merasa Eiger perlu memberikan lebih banyak jahitan dan lapisan kulit di bagian telapak tangan, khusunya area di antara jempol dan telunjuk. Area tersebut adalah area yang aktif bergerak karena pengendara sepeda motor sering meremas stang, menarik tuas, dan memutar selongsong gas. Gerakan berulang kali itu membuat bagian telapak (antara jempol dan telunjuk) mengalami pengausan yang cukup cepat. Selain itu, lapisan kulit di telunjuk dan jari tengah perlu ditambah karena pengendara sepeda motor sering menggunakan kedua jari tersebut untuk menarik tuas rem/kopling.

Bagian luar jari (antara jempol dan telunjuk) perlu mendapatkan lapisan tambahan untuk mecegah pengausan. Hal itu diperlukan karena bagian luar tersebut sering mengalami persentuhan dengan bagian pangkal stang, berpotensi membuat lapisan kulit lekas tipis.

Eiger mendesain sarung tangan kulit ini dengan cukup baik dan ini terlihat pada kepedulian mereka akan potensi kulit robek di bagian jari. Untuk mengurangi kemungkinan kulit robek, Eiger menaruh bahan lentur di bagian jemari dan menyambungkannya dengan lapisan kuli lewat jahitan yang rapih. Dengan cara ini, jemari bisa bergerak aktif dan lentur, tidak terhambat kekakuan jahitan kulit, dan kulit sarung tangan tidak mudah robek pada sambungan jahitan.

Terdapat ukuran sarung tangan.

Label hologram sebagai jaminan produk asli.

Jahitan rapih dan kuat.

Setelah memakainya selama dua bulan, saya menilai sarung tangan ini bagus untuk pengendara sepeda motor. Kulitnya bagus dan memberikan perlindungan baik untuk kehangatan. Saya juga berasumsi kulit sarung tangan ini juga cukup kuat dalam melindungi jemari pengedara sepeda motor apabila terjatuhย di jalan. Pengujian lebih baik masih memakan waktu cukup lama, sekitar 6 bulan dan setahun. Saya merekomendasikan sarung tangan Eiger bagi pengendara sepeda motor manapun dan produk ini bisa didapatkan hanya dengan harga dua ratus ribu rupiah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s